Wawancara Zayn Malik dalam edisi terbaru British Vogue sukses mengejutkan banyak pihak. Tak hanya karena dia mengaku tidak memiliki teman sepanjang kariernya bersama One Direction, namun juga karena dia mengungkapkan tak lagi menjadi seorang muslim.
Dalam artikel berjudul Zayn: The Vogue Interview yang
diunggah majalah tersebut di situs resmi mereka (www.vogue.co.uk), pada
13 November 2018, Zayn Malik mengungkapkan tak lagi berstatus sebagai
muslim. Meski begitu, dia sangat bersyukur menjalani masa kecil sebagai
seorang penganut Islam.

Malik dibesarkan dalam keluarga Inggris muslim keturunan Irlandia dan
Pakistan. Sejak kecil, dia mengaku, belajar agama Islam dan kerap
sembahyang ke masjid.
Namun setelah dewasa dia mulai kehilangan imannya
dan meyakini sesuatu yang lebih sederhana: berbuat baiklah maka kau akan
diperlakukan baik.
“Aku tak percaya kau perlu memakan jenis daging tertentu yang
telah didoakan dengan cara tertentu. Aku juga tidak percaya kau perlu
berdoa dalam bahasa tertentu sebanyak lima kali sehari.
Aku tak percaya
semua itu. Aku hanya percaya, jika kau orang baik maka semua yang baik
akan datang kepadamu,” ujarnya, dilansir Capsa Susun.
Lebih lanjut, Zayn mengaku, awalnya ragu mengungkapkan tentang
kepercayaannya itu secara terbuka. Pasalnya, hal itu hanya akan
memancing perdebatan tanpa akhir. Apalagi, menurut dia, agama adalah hal
paling pribadi dari seorang manusia.
“Aku percaya, agama adalah sesuatu antara kau dan siapapun yang
kau sembah. Bagiku, aku percaya Tuhan itu ada. Tapi apakah aku percaya
akan keberadaan neraka? Tidak,” ungkapnya.
MKVPoker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKVPOKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Keputusannya untuk meninggalkan Islam, menurut Zayn Malik telah
diketahui kedua orangtuanya. “Mereka memberiku kebebasan untuk memilih
kepercayaanku.
” Meski demikian, musisi 25 tahun itu mengaku beruntung
dibesarkan dalam prinsip-prinsip Islam. “Ada bagian yang sangat indah
dari setiap agama,” ujarnya.
Terkait pengakuan Zayn tersebut, para penggemarnya pun
mengungkapkan kekecewaan mereka. “Jangan salah paham.
Aku menyukai Zayn,
tapi sesungguhnya aku sangat kecewa dan terkejut (mendengar
pengakuannya). Aku yakin, setiap muslim mengerti maksudku,” ujar pemilik
@heba1_d di Twitter.
Dia menambahkan, “Umat muslim tak bisa meninggalkan agama mereka
karena memang hal itu tak diizinkan. Dia (Zayn Malik) melakukan hal
yang salah. Tuhan pasti menyediakan neraka untuknya. Aku sangat sedih.”
Pemilik akun @susi00 mengaku, tak lagi tertarik dengan Zayn sejak dia secara terbuka mendeklarasikan dirinya keluar dari Islam. “Alasan aku dari awal menyukai One Direction karena mereka memiliki member seorang muslim.
Aku rasa sangat keren ketika dia tak makan babi di X-Factor dan mereka menyediakan daging ayam untuknya,” kata netizen tersebut.
Sementara pemilik akun @Eshhayyyy mengatakan, “Apakah aku terkejut (mendengar berita ini)? Tidak. Seseorang yang merokok, minum (miras), kerap berpesta, dan menghiasi tubuhnya dengan tato kemungkinan besar bukan seorang muslim.
Sementara pemilik akun @Eshhayyyy mengatakan, “Apakah aku terkejut (mendengar berita ini)? Tidak. Seseorang yang merokok, minum (miras), kerap berpesta, dan menghiasi tubuhnya dengan tato kemungkinan besar bukan seorang muslim.
Maaf Zayn Malik, kau kehilangan seorang penggemar. Dan kau menyiramkan api ke kepalamu.”




Tidak ada komentar:
Posting Komentar