Judi Poker Live - Model Paris Jackson dikabarkan masuk panti rehabilitasi akibat gangguan emosi yang dialaminya. Hal itu dikonfirmasi oleh sumber dekat putri mendiang Michael Jackson tersebut, pada Rabu (16/1/2019).
“Setelah menyelesaikan beberapa pekerjan yang memaksanya harus keliling beberapa negara, Paris Jackson akhirnya memutuskan untuk mengambil waktu sejenak.
“Setelah menyelesaikan beberapa pekerjan yang memaksanya harus keliling beberapa negara, Paris Jackson akhirnya memutuskan untuk mengambil waktu sejenak.
Prioritas Paris saat ini adalah kesehatan fisik dan emosinya,” ujar sumber tersebut seperti dikutip dari Judi Poker Live.
Sumber tersebut menambahkan bahwa model 20 tahun itu masuk panti
rehabilitasi atas inisiatif dirinya sendiri.
“Dia perlu menenangkan diri
dan segara pulih. Karena ada sejumlah proyek (kerja) baru yang
menantinya,” kata sumber itu menambahkan.
Dalam beberapa tahun terakhir, Paris Jackson mengaku bergumul
dengan depresi dan kerap merasa cemas. Kondisi itu bahkan sempat
membuatnya melakukan percobaan bunuh diri beberapa kali pada 2013.
MKV Poker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKV POKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Paris Jackson mengaku, menenggak 20 tablet Motrin dan memotong
pergelangan tangannya pada Juni 2013. Saat itu, dia bahkan baru berusia
15 tahun.
“Aku rasa aku (sudah) gila. Rasa percaya diriku terlalu rendah
yang membuatku tak mampu berpikir logis.
Aku merasa tak layak hidup
(saat itu),” ujar Paris. Tak hanya depresi dan cemas akut, Paris juga
pernah mengalami pelecehan seksual.
Kejadian nahas itu menurut Paris dilakukan seorang pria tak dikenal saat dia masih remaja. Namun dia enggan membahas kejadian tersebut lebih mendetail karena menilai hal itu bukan pengalaman yang menyenangkan untuk diceritakan.
“Yang paling menyedihkan adalah aku tak tahu harus bercerita kepada siapa. Aku menyimpan semuanya sendiri, hingga hari ini.”
“Yang paling menyedihkan adalah aku tak tahu harus bercerita kepada siapa. Aku menyimpan semuanya sendiri, hingga hari ini.”




Tidak ada komentar:
Posting Komentar