Bayu Skak telah mengumumkan penggarapan sekuel Yowis Ben. Kata dia, lanjutan kisah film tersebut masih akan menggunakan bahasa daerah seperti sebelumnya.
"Iya, tetap konsisten menggunakan bahasa daerah," ujar Bayu Skak di kawasan Palmerah, Jakarta, 19 Oktober 2018.
Dalam lanjutan keterangannya, Bayu juga mengatakan bahwa unsur budaya daerah tidak akan dia hilangkan dari kisah Yowis Ben. Sebab bagi pria asal Jawa Timur, film berbahasa Jawa seperti Yowis Ben tidak ada bedanya dengan karya lain yang memakai bahasa asing.
"Motivasi aku ke depan enggak malu-malu menggunakan bahasa daerah adalah, kita nonton (film) Thailand, (drama) Korea enggak apa-apa kan asal ada subtitle?," jelasnya.
"Iya, tetap konsisten menggunakan bahasa daerah," ujar Bayu Skak di kawasan Palmerah, Jakarta, 19 Oktober 2018.
Dalam lanjutan keterangannya, Bayu juga mengatakan bahwa unsur budaya daerah tidak akan dia hilangkan dari kisah Yowis Ben. Sebab bagi pria asal Jawa Timur, film berbahasa Jawa seperti Yowis Ben tidak ada bedanya dengan karya lain yang memakai bahasa asing.
"Motivasi aku ke depan enggak malu-malu menggunakan bahasa daerah adalah, kita nonton (film) Thailand, (drama) Korea enggak apa-apa kan asal ada subtitle?," jelasnya.
MKVPoker - Agen Poker Online dengan menggunakan uang asli Terbaik dan Terpercaya di Indonesia.
[ BONUS DEPOSIT 10% untuk semua member MKVPOKER dengan Minimal Deposit sebesar Rp. 20.000,- ]
Selain itu, film berbahasa daerah seperti Yowis Ben terbukti juga
sudah mendapat dukungan pemerintah dalam urusan pelestarian budaya.
Dari situ, Bayu Skak merasa tidak perlu menghilangkan unsur budaya dari
sekuel Yowis Ben.
"So far itu justru bakal jadi daya tarik film ini ya," kata dia, dilansir Bandar Ceme.
Sekuel Yowis Ben nantinya bakal menyajikan kisah perpaduan budaya
Jawa dan Sunda. Pemilihan alur cerita sendiri mengacu pada misi khusus
Bayu Skak untuk menyatukan kedua suku, yang berdasar pengalaman
pribadinya seperti tidak akur.





Tidak ada komentar:
Posting Komentar